Proxmox Virtual Environment

Proxmox Virtual Environment

 •Pengertian

Proxmox VE adalah sebuah platform virtualisasi open source untuk menjalankan aplikasi dan mesin virtual. Yang dikembangkan dan di maintain oleh Proxmox Server Solutions GmbH di Jerman. 

Latar Belakang masalah

Saya belum mengetahui tentang Proxmox VE.

Maksud Dan Tujuan

-maksud

Untuk mempelajari tentang Proxmox VE.

-Tujuan

Untuk memberi pengetahuan tentang Proxmox VE

Batasan Dan Ruang Lingkup Pekerjaan

 Proxmox VE

Target Dan hasil Yang diharapkan

Para pembaca dan memberi pengetahuan tentang Proxmox VE

Metode Pelaksanaan

Mencari referansi dan literasi

Alat Dan Bahan

-Ponsel

-Kouta internet

Target Waktu

45 menit

Tahap Pelaksanaan

-Pengertian

Proxmox VE adalah sebuah platform virtualisasi open source untuk menjalankan aplikasi dan mesin virtual. Yang kembangkan dan di maintain oleh Proxmox Server Solutions GmbH di Jerman. 

-Sejarah

Perusahaan Proxmox Server Solutions telah didirikan pada tahun 2005. Pendirinya yaitu Martin Maurer dan Dietmar Maurer yang merilis Proxmox Mail Gateway, sebuah perangkat lunak keamanan untuk melindungi server email dari spam, virus, trojan, dan serangan phishing. Tiga tahun kemudian, pada bulan April 2008 perusahaan membuat platform virtualisasi yang open source alias gratis yaitu Proxmox Virtual Environment (VE), 

-Menu Proxmox

a. Search, menu ini digunakan sebagai tempat pencarian baik pencarian node maupun storage

b. Summary, Menu ini menampilkan node-node yang aktif atau tergabung pada cluster.

c. Storage, berisi inforamasi storage yang digunakan atau untuk membuat/edit/remove storage. Bermacam-macam tipe storage yang dapat digunakan mulai dari directori lokal, LVM, NFS, ISCSI, dan RBD. 

d. Backup, membuat/edit/remove file image yang akan dibackup.

e. Users, membuat/edit/remove user yang akan digunakan digunakan Administrator, PVE Admin, dan lain-lain tergantung dengan hak yang diberikan sesuai dengan roles.

f. Groups, membuat/edit/remove pengelompokkan user yang digunakan.

g. Pools, biasanya digunakan untuk keperluan pengelompokkan VM yang akan dibuat. Misalnya VM Database, VM Web, VM Windows dan VM Linux dan lainlain. Tujuannya adalah mempermudah sysadmin dalam mengelola VM.

h. Permissions, mempunyai fungsi sebagai pengelola hak akses untuk setiap user yang ada.

i. Roles, berisi daftar informasi hak akses yang dapat diberikan pada user.

j. Authentication, inforamasi mengenai protokol yang digunakan untuk authentikasi terhadap sistem Proxmox. Kita bisa menggunakan user yang ada pada AD atau LDAP untuk digunakan sebagai autentikasi pada Proxmox.

k. HA (High Avaliablity), menu ini digunakan untuk keperluan High Avaliablity.

-Fitur

KVM (Kernel-based Virtual Machine) untuk mesin virtual dan LXC (Linux Container) untuk container-based mengunakan antarmuka web tunggal. 

-Pengelolaan

-Dapat melakukan Manajemen pengelolaan yang terpusat

-Ketersediaan Tingi

-Proxmox VE memiliki Ketersediaan Cluster yang Tinggi.

1.Proxmox VE HA (High Availability) Manager merupakan semua mesin virtual dan kontainer di seluruh cluster dan secara otomatis bekerja jika salah satunya gagal.

2.Proxmox VE Simulator yang terintegrasi memungkinkan Anda untuk mempelajari semua fungsi HA dan menguji pengaturan yang dibuat sebelum masuk ke dalam produksi.

-Proxmox VE menggunakan model jaringan bridged networking.

-Penyimpanan

Proxmox VE mendukung penyimpanan lokal dengan grup LVM, direktori dan ZFS.

Serta jenis penyimpanan jaringan dengan iSCSI, Fibre Channel, NFS, GlusterFS, CEPH.

-Keuntungan menggunakan Proxmox

Berikut beberapa keuntungan menggunakan Proxmox sebagai berikut :

Memiliki kinerja yang cukup baik.

Pemasangan Proxmox yang telah dioptimalkan, sehingga lebih cepat dalam proses pemasngan.

Mudah dalam melakukan manajemen.

Cocok digunakan untuk kelas Enterprise.

Proxmox juga dilengkapi dengan VNC Viewer sehingga jika Anda menginginkan virtualisasi dengan lingkungan Desktop seperti windows juga Xwindow linux.

- Kekurangan Proxmox VE

Kekurangan Proxmox VE menurut saya antara lain :

Tidak (atau belum) mendukung DRS (Distributed Resource Scheduler). Artinya distribusi workload antara host-host dalam satu cluster harus dilakukan secara manual. Sampai saat ini Proxmox VE belum mendukung DRS. Menurut saya, ini adalah kekurangan yang paling fatal. Padaha solusi lain yang sama-sama berbasis KVM seperti RHEV dari Redhat telah mendukung DRS.

Manajemen jaringan host virtual machine yang kurang dinamis untuk operasi on the fly.

Shot node virtual machine yang kadang tidak berjalan semestinya.

Kekurang lainnya adalah performance Proxmox belum maksimal dan masih jauh dibandingkan dengan solusi virtualisasi lain seperti VMware ESX, Microsoft Hyper-V maupun Oracle VM.

-Spesifikasi Minimum

Processor Pentium 4, dan harus memiliki kemampuan 64 bit.

Jika akan menggunakan model full virtualization CPU harus mengunakan mainboard yang mendukung intel VT (Virtualtation Technology) atau AMD-V.

Memory RAM minimal 1 GB.

Kapasitas hardisk minimal 20 GB.

NIC (Network Interface Card).

-Persiapan Pemasangan

Proxmox tersedia hanya untuk hardware 64-bit.

Pada Proses installasi proxmox akan menggunakan seluruh ruang storage yang ada, ini artinya Anda harus menyediakan 1 Server/Komputer dengan HDD khusus hanya untuk proxmox saja.

Installer CD Proxmox hanya bisa diinstall di Single HDD, jadi bagi Anda yang menginginkan kemanan data dengan 2 HDD ( RAID1 ), Anda bisa memanfaatkan RAID Software, dengan mengkonfigurasinya setelah proses instalasi pada HDD pertama selesai.

-Pemasangan

Anda dapat melakukan pemasangan Proxmox VE pada komputer atau komputer server dari USB atau CD-ROM mengunakan file ISO,atau sebagai alternatif bisa instalasi melalui debian yang sudah ada.

Temuan Permasalahan Serta Cara Penyelesaian Masalahnya.

Pada Proses installasi proxmox akan menggunakan seluruh ruang storage yang ada, anda harus menyediakan 1 Server/Komputer dengan HDD khusus hanya untuk proxmox saja.

Installer CD Proxmox hanya bisa diinstall di Single HDD, jadi bagi Anda yang menginginkan kemanan data dengan 2 HDD ( RAID1 ), Anda bisa memanfaatkan RAID Software, dengan mengkonfigurasinya setelah proses instalasi pada HDD pertama selesai.

Kesimpulan Yang Didapatkan

Dengan Menggunakan Proxmox VE yang merupakan platform virtualisasi open source yang gratis memberi solusi manajemen virtualisasi server lengkap yang menggabungkan virtualisasi container-based dan KVM hypervisor pada satu antarmuka manajemen sistem berbasis web.

Referensi 

https://p2k.stekom.ac.id/ensiklopedia/Proxmox_Virtual_Environment

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aspek-Aspek Employability Skills

IP ADDRESS DAN SUBNETTING